Buku ini membahas pentingnya penguatan literasi dasar di lingkungan sekolah sebagai fondasi utama pembelajaran abad ke-21. Penulis mengintegrasikan pendekatan STEAM-A (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, dan Agama) dengan nilai-nilai kearifan lokal sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa secara holistik.
Melalui buku ini, pembaca diajak memahami bahwa literasi tidak hanya sebatas membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Integrasi STEAM-A memberikan kerangka pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman, sementara kearifan lokal berperan menjaga identitas budaya serta membentuk karakter peserta didik.
Buku ini juga menyajikan berbagai contoh implementasi praktis di sekolah, mulai dari perencanaan pembelajaran, aktivitas berbasis proyek, hingga evaluasi yang mendukung penguatan literasi. Dengan pendekatan ini, guru diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan siswa di era global tanpa meninggalkan akar budaya lokal.





Reviews
There are no reviews yet.